Jumat, 13 Februari 2026

Persib Tantang Ratchaburi Demi Koefisien Liga Indonesia Di Asia 2026

Persib Tantang Ratchaburi Demi Koefisien Liga Indonesia Di Asia 2026
Persib Tantang Ratchaburi Demi Koefisien Liga Indonesia Di Asia 2026

JAKARTA - Persib Bandung menjadikan laga melawan Ratchaburi FC sebagai momen krusial untuk mempertahankan posisi koefisien liga Indonesia di kompetisi Asia, sebuah upaya yang dinilai penting bagi masa depan wakil Indonesia di kancah sepak bola Asia.

Latar Belakang Pertandingan Persib vs Ratchaburi

Dalam babak 16 besar AFC Champions League Elite II (ACL Two) musim 2025/2026, Persib Bandung akan bertandang ke markas Ratchaburi FC di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Thailand, pada Rabu, 11 Februari 2026. Persib berhasil lolos ke fase gugur setelah tampil impresif di fase grup, memastikan posisi juara Grup G dengan 13 poin dan unggul atas Bangkok United yang mengoleksi 10 poin.

Baca Juga

Liga Inggris: Manchester City Tampil Perkasa, Libas Fulham dengan Skor Telak 3-0

Sementara itu, Ratchaburi lolos sebagai runner-up Grup F di bawah Gamba Osaka yang memimpin grup dengan raihan sempurna 18 poin, dan Ratchaburi sendiri mengumpulkan sembilan poin. Pertemuan ini dianggap sebagai ujian berat bagi Persib untuk menjaga momentum dan prestasi mereka di turnamen continental.

Perkembangan Tim dan Ekspektasi Pelatih

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menekankan bahwa timnya telah mengalami perkembangan signifikan dibandingkan masa pramusim. Saat persiapan awal, Persib melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain, termasuk legiun asing. “Kami mengganti hampir lebih dari setengahnya di tim termasuk seluruh pemain asing. Saat itu mereka butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi sekarang, kami sudah lebih baik,” ujar Hodak kepada media.

Hodak juga mengakui bahwa Ratchaburi melakukan perubahan serupa menjelang pertandingan, sehingga pertandingan diprediksi berjalan ketat dan penuh tantangan. Strategi matang akan sangat menentukan hasil di laga ini, mengingat pentingnya poin yang bisa diraih bukan hanya untuk Persib, tetapi juga bagi peringkat liga Indonesia di ajang antarklub Asia.

Dampak Koefisien Liga Indonesia Jika Berhasil Laju

Hasil positif di laga ini bukan hanya akan menjadi modal penting untuk leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026, tetapi juga akan berdampak langsung pada peringkat Indonesia di sistem koefisien kompetisi AFC. Saat ini, Indonesia menempati posisi kesembilan wilayah timur AFC dan ke-18 secara total di Asia dengan total poin 26.049, menggusur Kamboja yang berada di peringkat ke-10 wilayah timur dengan 24.350 poin. Jika Persib mampu melangkah lebih jauh di kompetisi ini, peringkat Indonesia bisa meningkat lagi.

Dengan posisi yang ada saat ini, Indonesia berhak mengirim dua klub ke kompetisi AFC Champions League 2 musim 2026/2027. Klub pertama mendapatkan tiket otomatis ke fase grup, sementara klub kedua akan memulai dari babak play-off. Hal ini memberikan peluang lebih besar bagi klub-klub Indonesia untuk tampil di level Asia musim depan.

Komitmen Persib Untuk Laga Ini

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa Persib berkomitmen untuk membawa nama Indonesia melangkah sejauh mungkin di kompetisi Asia. “Kami memilih fokus satu per satu. Komitmen Persib untuk melangkah sejauh mungkin di kancah Asia. Perjuangan ini akan kami jalani bersama Bobotoh, masyarakat Bandung, Jawa Barat, dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa klub tidak hanya berorientasi pada target pertandingan, tetapi juga membawa harapan besar seluruh suporter dan masyarakat pencinta sepak bola di Indonesia. Komitmen ini menjadi modal psikologis penting bagi para pemain Persib untuk tampil maksimal di laga tersebut.

Ancaman dan Tantangan Menanti di Thailand

Menghadapi tim tuan rumah, Persib harus siap menghadapi tekanan tinggi dari Ratchaburi FC yang bermain di kandang sendiri. Ratchaburi dikenal memiliki performa agresif dan militansi pemain yang kuat saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri, sehingga menghadirkan tantangan tersendiri bagi lini pertahanan Persib.

Selain itu, faktor adaptasi terhadap kondisi lapangan dan cuaca di Thailand juga menjadi salah satu aspek yang harus dipertimbangkan oleh tim asuhan Hodak. Meskipun Persib tampil sebagai juara grup fase awal, kehati-hatian dalam taktik dan disiplin permainan akan sangat menentukan hasil pertandingan.

Harapan Leg Kedua dan Perjalanan Selanjutnya

Leg pertama menjadi penentu sendi perjuangan Persib di turnamen ini. Jika berhasil meraih hasil positif, momentum tersebut dapat menjadi landasan kuat saat bertemu lagi di Bandung seminggu kemudian. Namun sebaliknya, hasil kurang memuaskan akan memperberat langkah Persib untuk meraih tiket perempat final.

Perjalanan di kompetisi ini juga menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia kini sedang mencoba mengukir prestasi di level kontinental, dan langkah Persib menjadi salah satu tolok ukur rekam jejak klub Indonesia di Asia. Dukungan dari suporter serta kesiapan tim menjadi faktor penentu dalam menghadapi tantangan di panggung Asia.

Fery

Fery

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Manchester United Putuskan Perpanjang Kontrak Harry Maguire: Kepercayaan pada Pengalaman dan Integritas Lini Belakang

Manchester United Putuskan Perpanjang Kontrak Harry Maguire: Kepercayaan pada Pengalaman dan Integritas Lini Belakang

Manchester United Tak Goyah: Barcelona Diminta Tebus Marcus Rashford Sesuai Harga Kesepakatan

Manchester United Tak Goyah: Barcelona Diminta Tebus Marcus Rashford Sesuai Harga Kesepakatan

Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026

Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026

Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama

Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama

Real Madrid dan UEFA Resmi Sepakat Damai Usai Kegagalan Proyek Super League

Real Madrid dan UEFA Resmi Sepakat Damai Usai Kegagalan Proyek Super League